Home

Home

Web Berbasis Open Source

PDFCetakSurel

Ditulis oleh Admin Berita Selasa, 22 Juli 2014 05:56

Training pembuatan web desa dengan menggunakan system operasi open source software yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kalsel dengan didukung Kemkominfo RI, Gerakan Desa Membangun dan Pandi merupakan upaya bersama untuk pemanfaatan program Indonesia Go Open Source (IGOS) Khususnya open source software.


“Melalui kegiatan ini kita akan menggali informasi yang lebih dalam sehingga memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang open source software,” kata Kadishubkominfo Kalsel, Drs Haris Karno MAP yang disampaikan Sekretaris Dishubkominfo Kalsel Drs Wahyudin MAP, Kamis (12/6/2014).

Sesuai dengan edaran Menteri Kominfo RI No 05/SE/M.Kominfo/10/2005 tentang pemakai dan pemanfaatan pengguna piranti lunak legal di lingkungan Instansi Pemerintah, hal tersebut di dukung juga oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dengan mengeluarkan surat edaran No 01/M.Pan/3/2009 pada 30 Maret 2009 tentang pemanfaatan perangkat lunak legal open source dan diinstruksikan seluruh instansi pemerintah untuk menggunakan piranti lunak khususnya open source guna penghematan anggaran biaya pemerintah.

“Implementasi system open source pada pembuatan web desa akan membantu pelaksanaan e-Government hingga sampai ke system informasi desa yang diamanahkan pada UU No 6/2014 tentang desa,” tutur Haris.

Pada pembuatan berbagai system operasi, lanjut dia, dan aplikasi yang dibutuhkan desa. “Berkenaan dengan hal itu, kita berharap training ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat agar terpacu untuk menggunakan open source software legal,” katanya.

Menurut Haris, open source akan menjadi bermanfaat karena menggunakan system operasi open source software yang legal, menggunakan system operasi open source software cukup murah, karena tidak perlu membeli software cukup download dengan gratis dan system operasi open source aman digunakan daripada software berbayar karena komplekan software berbayar mempunyai celah yang mudah untuk dimasuki hacker dan virus.

 

100% Desa Akan dibuatkan Website

PDFCetakSurel

Ditulis oleh Admin Berita Selasa, 22 Juli 2014 05:47

Program 1.000 Website desa  GRATIS. yang merupakan program nasional atas kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, dan didukung oleh PANDI (Pengelola Domain Internet Indonesia).

Program tersebut disambut hangat oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan,  yang mengkoordinir pendaftaran domain desa melalui Dishubkominfo disetiap kabupaten, kota se-kalimantan selatan .

Tidak tinggal diam, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanah Bumbu , ikut ambil bagian. perihal tersebut mulai pada tanggal 20 Mei 2014 yang lalu, Melalui Surat Nomor: 550/472/Dishubkominfo/V/2014 yang ditanda tangani oleh Kadis Dishub Kominfo, Eka Saprudin, AP, M.AP, ditujukan kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa tentang pendaftaran domain desa Se-Kabupaten Tanah Bumbu.

Aksi Dishubkomifo Tanbu tersebut, di banggakan oleh Pihak Dishubkominfo Kalsel, yang mengakui bahwa Tanah Bumbu merupakan Kabupaten yang paling antusias mengikuti program ini, karena hanya kabupaten Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan yang mengusulkan semua desa di Kabupatennya untuk didaftarkan domain desa. Perihal Tersebut disampaikan oleh Pihak Dishubkominfo Provinsi Kalsel pada saat Training Of Trainer Migrasi Open House 2014 di Swissbell Hotel Internasional Tgl. 11-13 Juni 2014.

Adapun Proses pendaftaran domain desa, kini dialihkan dari Ruang IT Gunung Tinggi ke kantor sekretariat PPID, Alhasil, Sejak 2 hari terakhir ini 24-25 Juni 2014, Sekretariat PPID mendadak dikunjungi sejumlah pembakal dan sekretaris desa yang sangat antusias agar desanya bisa masuk internet.

Menurut Rizal Martoni, S. Kom, yang merupakan Koordinator Bidang Organisasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Pengurus Cabang Relawan TIK Indonesia Kabupaten Tanah Bumbu mengatakan “Para pembakal sangat antusias, pasalnya setiap desa di Tanah Bumbu akan di buatkan website desa , dengan adanya website desa, maka profil desa, struktur organisasi desa, peta desa, kultur dan budaya masyarakat serta program-program pembakal beserta perangkat desanya, di setiap desa Se-Tanah Bumbu dapat ditengok melalui jendela dunia maya, dimanapun kita berada”

“Perihal tersebut, sangat membantu proses simbiosis mutualisme antar desa dan masyarakatnya. Adapun proses implementasi program ini, dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama pendaftaran desa di Kabupaten, kemudian pihak Dishubkominfo Tanbu akan meneruskan di tingkat Provinsi kemudian diteruskan ke pusat” Kata Erwin Juanda, S.IP Sekretaris II PC RTIK Tanah Bumbu.

pengurus cabang relawan TIK Tanah Bumbu

Setelah desa tersebut terdaftar, akan dibuat kan website oleh Relawan Teknologi dan Informasi Kabupaten Tanah Bumbu, yang merupakan organisasi hasil prakarsa Dishubkominfo Tanah Bumbu.
Rizal menjelaskan, walaupun kita, berada di Jakarta, Semarang, Banjarmasin, atau dimanapun berada, tetap saja dapat menengok aktivitas setiap desa yang ada di Tanah Bumbu, asalkan desa tersebut sudah memiliki website.

Adapun persyaratannya:.
1.    Mengisi Formulir Pendaftaran yang telah disediakan di Sekretariat PPID, formulir tersebut hanya boleh di Tanda Tangani Oleh Kepala Desa atau Sekretaris Desa.
2.    Membawa Stempel Desa.
3.    Membawa Fhoto Copy KTP Kepala Desa atau Sekretaris Desa.

 
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL